Insight RestoQR

Aplikasi Stok Bahan Baku: Dari Catatan Manual ke Kartu Stok Otomatis

Aplikasi stok yang berguna untuk resto bukan sekadar daftar barang — ia harus menghubungkan resep, pesanan, dan pembelian. Di RestoQR, stok terpotong otomatis setiap pesanan masuk sesuai resep (termasuk bumbu dan kemasan), setiap bahan punya kartu stok yang memperlihatkan diterima–terpakai–terbuang–sisa, dan selisih stok fisik versus catatan langsung terlihat saat audit. Hasilnya: belanja lebih pas, waste terukur, dan bahan tidak lagi menghilang tanpa jejak.

Tanda pengelolaan stok Anda bocor

  • Bahan habis lebih cepat dari yang seharusnya berdasarkan penjualan
  • Belanja mingguan didasarkan kira-kira, bukan kebutuhan riil
  • Bahan kadaluarsa di gudang karena tidak ada catatan pergerakannya
  • Tidak ada jawaban pasti saat ditanya 'kenapa ayam bisa habis?'
  • Stok opname jadi drama bulanan karena catatan selalu tidak cocok

Stok terpotong otomatis mengikuti resep

Inilah perbedaan mendasar antara daftar stok biasa dan sistem stok resto: keterhubungan dengan resep. Setiap menu yang punya resep akan menarik stok bahan persis sesuai komposisinya — bukan perkiraan kasir.

  • Resep per menu memuat bahan, bumbu, dan kemasan — semuanya terpotong saat pesanan disajikan
  • Tidak ada pengurangan manual yang bisa lupa, salah jumlah, atau di-skip saat ramai
  • Pesanan batal atau di-void? Stok otomatis dikembalikan tanpa perlu dikoreksi manual

Kartu stok: riwayat lengkap per bahan

Setiap bahan punya kartu yang memperlihatkan pergerakannya dari waktu ke waktu: berapa masuk dari pembelian, berapa keluar lewat pesanan, berapa terbuang, dan berapa sisanya hari ini. Pertanyaan 'kenapa ayam habis' berhenti jadi tebak-tebakan.

  • Lihat per bahan: diterima dari pembelian, terpakai pesanan, terbuang, dan sisa
  • Penyesuaian manual tercatat sebagai entri tersendiri lengkap dengan alasannya
  • Stok minimum per bahan memunculkan peringatan di dashboard sebelum bahan habis

Audit stok tanpa drama

Stok opname tidak perlu jadi proyek besar. Hitung fisik sekali, bandingkan dengan kartu stok, dan catat selisihnya — sistem yang membuat perbandingan itu cepat dan selisihnya transparan per bahan.

  • Hitung fisik, bandingkan dengan catatan: selisih terlihat per bahan, bukan satu angka gelap
  • Selisih dicatat sebagai penyesuaian manual dengan alasan — riwayatnya bisa ditelusuri
  • Waste terukur: bahan terbuang tercatat, bukan dibuang diam-diam tanpa jejak

Pembelian yang menyambung ke stok dan harga

Sistem stok yang sehat tidak berhenti di sisi keluar — sisi masuk juga harus menyambung. Pembelian di RestoQR langsung menambah stok dan memperbarui harga pokok dengan metode rata-rata tertimbang, jadi HPP mengikuti harga beli terbaru tanpa dihitung ulang manual.

  • Pembelian masuk langsung menambah stok dan memperbarui HPP dengan rata-rata tertimbang
  • Daftar supplier dan tempo pembayaran terekam rapi — hutang jatuh tempo terlihat
  • Buat PO langsung dari resep menu: sistem tahu bahan mana yang perlu dibeli

Contoh: kartu stok ayam dalam satu hari

Sisa stok ayam sore ini bisa dihitung persis, tanpa menduga-duga dari memori.

Stok ayam awal hari
20.000 gr
Diterima dari pembelian siang
+10.000 gr
Terpakai 60 porsi × 250 gr
−15.000 gr
Terbuang (trimming, tercatat)
−800 gr
Sisa stok sesuai kartu
14.200 gr

Ilustrasi. Kalau hitung fisik menemukan 13.000 gr, selisih 1.200 gr langsung terlihat per bahan — bukan menghilang diam-diam.

AI Coach

Tanya AI Coach sebelum menyusun daftar belanja

Daripada membuka kartu stok satu per satu, tanyakan langsung: AI Coach membaca data inventori dan pembelian Anda, lalu menjawab dalam bahasa sehari-hari — lengkap dengan langkah 'bagaimana cara' bila Anda ingin menindaklanjuti di halaman terkait.

  • “Bahan apa yang stoknya di bawah minimum hari ini?”
  • “Bahan mana yang paling banyak terbuang bulan ini?”
  • “Bagaimana cara melakukan stock opname?”

Jawaban mengacu pada pergerakan stok Anda sendiri, bukan tabel umum.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah stok terpotong otomatis setiap ada pesanan?

Ya, asalkan menunya punya resep yang tersimpan. Setiap pesanan yang disajikan memotong stok sesuai komposisi resep — termasuk bumbu dan kemasan. Pesanan yang dibatalkan otomatis mengembalikan stok, sehingga kartu stok tetap akurat tanpa pengurangan manual.

Apakah bisa dipakai untuk stok opname?

Bisa — dan inilah cara kerjanya yang jujur: hitung stok fisik, buka halaman pergerakan stok, dan bandingkan dengan catatan; selisih per bahan langsung terlihat. Selisihnya dicatat sebagai penyesuaian manual dengan alasan, jadi riwayatnya lengkap. Yang tidak kami klaim: opname otomatis tanpa menghitung fisik. Menghitung fisik tetap pekerjaan manusia — sistem yang membuat perbandingannya cepat.

Bagaimana dengan bahan yang tidak terhubung resep, misalnya menu tanpa resep?

Semua bahan yang terdaftar di inventori punya kartu stok. Bahan yang belum terhubung resep bisa disesuaikan manual (terpakai atau terbuang), dan pembelian tetap menambah stok serta memperbarui harga pokok secara rata-rata tertimbang. Resep bisa ditambahkan bertahap per menu.

Apakah ada peringatan kalau stok mau habis?

Ada. Setiap bahan bisa diatur stok minimum, dan jumlah bahan di bawah minimum muncul sebagai peringatan di dashboard admin — praktis untuk menyusun daftar belanja sebelum bahan benar-benar habis di tengah jam sibuk.

Apakah fitur stok dan inventori tersedia di semua paket?

Inventori tersedia mulai paket Pro. Selama uji coba gratis 7 hari Anda bisa mencoba semuanya secara penuh — resep, stok otomatis, audit, dan pembelian — tanpa kartu kredit, jadi Anda tahu dulu apakah alurnya cocok dengan operasional Anda.

Tahu sisa stok setiap saat, bukan hanya saat stok opname

Resep, stok otomatis, kartu per bahan, dan audit selisih — terhubung langsung ke pesanan dan pembelian. Gratis 7 hari, tanpa kartu kredit.